Minggu, April 03, 2011

Over Expectation

Pernah gak sih, kita merasa dekeeeeeeeeeeeeeeett banget sama seseorang yang baru saja kita kenal di dunia maya, yang lalu ketika tiba2 kita dipertemukan..
*praaang.... #tolongabaikanefekgapentingini
tiba2 kita merasa gak kenal sama sekali dengan orang ini.
Entah jadi garing, entah jadi ngerasa beda banget sama bayangan kita, atau bahkan kita merasa kok bisa2nya sih kita ada disini sekarang?

Hmm, sebelumnya gw pernah membahas bahwasanya kebanyakan dari kita memang terlalu sibuk sama dunia maya kita, dan bahkan mungkin merasa lebih nyaman berada dilingkungan tersebut. Katakanlah kita generasi digital, tapi mungkin lebih tepat kita generasi kikuk. Ada bahkan yg dengan terang2an bilang, kita generasi sosial yg anti sosial. Karena apa yang kita lihat di dunia maya, terkadang memang cuma maya, realitasnya mungkin sedikit berbeda atau justru hanya merupakan pencitraan yang sama mayanya. Jleb gak sih?

Pada dasarnya gw gak terlalu setuju dengan anggapan bahwa kita sepenuhnya berubah menjadi orang yang anti sosial ketika sudah terlanjur larut dengan dunia digital. Untuk beberapa hal dimana orang2 yang ada di dunia maya gw adalah orang-orang yang juga secara real bersinggungan di kehidupan nyata gw, gw justru merasa malah dunia maya ini bikin lebih dekat. Twitter misalnya. Saking produktifnya (baca : saking eksisnya) ngetweet, gw malah jadi makin dekat dg beberapa orang yg tadinya mungkin agak canggung. Dan, bisa jadi kita jadi punya topik yang bisa diangkat dari dunia maya ke dunia nyata.

Tetapi ketika, orang2 yang ada didunia maya kita adalah orang-orang yang memang tadinya asing, tidak kita kenal sama sekali, dan tiba2 saja saling sapa, kenal karena gabung di salah satu milis atau thread yang sehobi, lalu kemudian menjadi akrab dan saling berhubungan membentuk suatu komunitas trus akhirnya dipertemukan di dunia nyata, kita akan lebih sering merasa bahwa bukan orang ini ah yang kita ajak ngobrol selama ini. Iya gak sih?
Karena di dunia maya, orang cenderung membentuk sendiri karakter dari orang yang sebelumnya tidak dia kenal. Bahkan kl gw kadang ngebayangin orangnya seperti apa, mukanya, gaya berpakaiannnya, cara bersikapnya, dan ketika bertemu..errr, kok gini ya?

Heuu,over expectation.
over expectation inilah yang menurut gw seharusnya kita kurangi ketika kita berniat untuk menjadikan kehidupan maya kita sesuatu yang nyata. Bukankah itu bukan salah temen di dunia maya kita kalo sampe kita mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak ada di diri teman maya kita ketika ditemui di dunia nyata? Kan memang kita sendiri yang berharap lebih, kita sendiri yang membentuk karakter orang tsb. Jadi..
Jangan pernah mengharapkan sesuatu yang memang tidak pernah pasti adanya akan sama dengan yg kita harapkan. Dapet gak?
yah semacem, jangan ngarepin iklan seluler itu bener2 gratis sekalipun dibilang gratis *ups.

Kata temen niko gw sih gini :
"berteman itu sepaket. gak cuma menerima dalam keadaan baiknya aja, tapi juga keadaan buruknya.."

Oh dan semoga posting kali ini nyambung maksud dari atas sampai ke bawahnya. sekian.

*frustasidipojokan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar